DARAM Perkuat Nilai ABS-SBK Melalui Kajian Adat untuk Menjawab Persoalan Sosial Masyarakat Minangkabau

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Dai Rantau Minang (DPP DARAM) sukses menyelenggarakan Kajian Adat bertajuk “Pemahaman dan Implementasi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato Adat Mamakai dalam Mengobati Penyakit Masyarakat di Minangkabau” pada Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar DPP DARAM dalam memperkuat pemahaman serta penerapan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai landasan kehidupan masyarakat Minangkabau.Ketua Umum DPP DARAM, Buya Dr. Elfa Hendri Mukhlis, M.A., mengungkapkan bahwa kajian tersebut mendapat sambutan luar biasa dari berbagai kalangan.

Acara dihadiri tokoh-tokoh Minangkabau dari tingkat nasional hingga internasional, serta perwakilan sekitar 80 organisasi kemasyarakatan. Antusiasme peserta bahkan melampaui kapasitas ruangan yang telah disediakan panitia dengan 500 kursi yang terisi penuh didalam Auditorium Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA).

Menurut Buya Elfa, falsafah ABS-SBK merupakan warisan luhur yang harus terus dipelihara, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai nilai-nilai adat yang berpijak pada syariat Islam menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak, berbudaya, dan berkeadaban.

Selain menjadi forum edukasi, kajian adat juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara ulama, ninik mamak, akademisi, cendekiawan, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial yang terus berkembang.DPP DARAM menegaskan komitmennya untuk menjadikan kajian adat sebagai agenda berkelanjutan.

Melalui forum tersebut diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara tokoh adat, ulama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian adat Minangkabau serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial atau penyakit masyarakat di Ranah Minang.Sementara itu, Ketua Panitia, Rusdiyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, tamu undangan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara dan berharap penyelenggaraan kajian adat berikutnya dapat berlangsung lebih baik.

Siaran pers ini disampaikan oleh Ketua Informatika (IT) dan Humas DPP DARAM, Anton Pratama, S.E., serta diketahui oleh Ketua Umum DPP DARAM Buya Dr. Elfa Hendri Mukhlis, M.A., dan Sekretaris Jenderal DPP DARAM, Dalmilus Sumagek, S.H., S.Sos., M.A.P.

HSN

Views: 0