Jakarta – Mengutip dari Tempo.co bahwa Indonesia bergabung ke Dewan Perdamaian pada 22 Januari 2026. Presiden Prabowo ikut serta saat organisasi global itu dirilis di Davos, Swiss, dua pekan lalu. Donald Trump menjadi pimpinan dari lembaga tersebut
Mulai bermunculan pendapat-pendapat dari para tokoh berbagai belahan dunia, tentu tak lepas dari tokoh muslim di indonesia, pada malam setelah waktu sholat maghrib (3/2) tim lensaidn.com menghadiri pengajian islam yang digelar oleh Komunitas Ukhuwah Project Indonesia di Masjid El Syifa.
Pengajian tersebut digelar bersama pemateri Ustadz Dr. Ali Saman Hasan, dalam pengajian tersebut beliau sempat menyinggung terkait berita yang tengah hangat di dunia yaitu bergabungnya negeri-negeri muslim di sebuah lembaga internasional yang menamakan dirinya sebagai Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Di sebuah masjid yang berada di tepi kota jakarta selatan tersebut beliau Dr Ali Saman menghimbau kepada umat muslim agar fokus terhadap solusi, jika kita dapat menyampaikan aspirasi atau menasihati maka sampaikan bahwa ada belahan dunia yang layak dimerdekakan yaitu Palestina.
Beliau Dr Ali Saman mengatakan bahwa “seharusnya kita jika memang betul memiliki perhatian betul terhadap perdamaian maka saat ini negara yang paling membutuhkan perhatian kita adalah palestina, kita bisa fokuskan dana belasan triliun tersebut untuk kebutuhan pangan, pembangunan, hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan di palestina, itu jauh lebih baik daripada kita berikan kepada sebuah lembaga internasional yang diprakarsai negara-negara yang justru selama ini terang-terangan menyerang umat muslim.”
HSN
Dr Ali Saman : Ini Sikap Muslim Terhadap Bergabungnya Negeri Muslim di Board of Peace
Views: 6
